Carpal Tunnel Syndrome (CTS)

Bagi para pekerja kantoran terutama pekerja wanita yang menggunakan komputer secara rutin, berisiko untuk mengalami penyakit Carpal Tunnel Syndrome (CTS).

CTS merupakan gangguan kesehatan yang terjadi pada pergelangan tangan dan jari karena tekanan yang sering terjadi pada bagian tersebut, terutama akibat terlalu sering memakai keyboard dan mouse.

Gangguan kesehatan tersebut terutama terjadi pada tiga jari pertama (ibu jari, telunjuk, dan jari tengah). Gejala tersebut akan lebih terasa pada malam hari atau ketika berada di ruangan ber-AC.



Tanda-Tanda
  1. Sering merasa pegal atau nyeri pada bagian pergelangan tangan dan jari tangan, terutama pada ibu jari, telunjuk, dan jari tengah.
  2. Merasa lemah, agak kaku, dan terasa janggal pada tangan dan pergelangan tangan.
  3. Terkadang jari terasa tidak enak, kebas, mati rasa atau kesemutan, terutama pada bagian ibu jari. Jika hal ini dibiarkan terus-menerus, kekuatan otot tangan akan berkurang dan lama-kelamaan fungsinya akan hilang.
  4. Terkadang juga terasa panas atau nyeri terutama pada malam hari dan juga disertai dengan kesemutan.
  5. Penderita sering terbangun di malam hari karena tangan terasa nyeri dan sering disertai kesemutan. Jika sudah sangat parah, benda yang sedang dipegang tiba-tiba bisa terlepas begitu saja.
  6. Keluhan-keluhan tersebut kadang-kadang dapat dirasakan pada seluruh bagian tangan. Keluhan lain yang dapat terjadi antara lain nyeri pada lengan bawah dan siku, serta kadang-kadang bahu, yang dipicu dan diperberat dengan aktivitas.

Penyebab
  1. Menggunakan mouse dan keyboard terlalu lama sehingga terjadi pembengkakan saraf yang melewati terowongan karpal di pergelangan tangan.
  2. Obesitas, diabetes, gangguan kelenjar tiroid, kebiasaan merokok serta mengonsumsi alkohol dan kopi.
  3. Orang yang tidak berolahraga secara teratur juga terancam karena tubuh yang kurang terlatih menyebabkan sirkulasi darah dan otot kurang bisa bertoleransi dengan stres.
  4. Perubahan hormonal khususnya pada wanita (kehamilan, menopause, atau penggunaan kontrasepsi oral)
  5. Arthritis rheumatoid (rematik), lupus eritematosus sistemik, gout (asam urat), cedera (dislokasi dan fraktur), keganasan (misalnya mieloma multipel, limfoma non-Hodgkin), dan faktor genetik (keturunan).
  6. Bekerja pada bidang pengemasan bahan makanan, pengecoran atau pengeboran, penggergajian, perakitan mesin, pekerja pos, dokter gigi dan/atau teknisi gigi, pekerjaan dengan komputer, dekorator, produksi pakaian jadi, pekerjaan kayu (bertukang), dan lain-lain.

Pencegahan
  1. Menjaga pola makan dan menerapkan gaya hidup sehat.
  2. Banyak melakukan aktivitas fisik atau berolahraga secara rutin.

0 komentar:

Poskan Komentar