Rambut Rontok

Rata-rata manusia memiliki total jumlah rambut lebih kurang 100.000 helai. Rambut, seperti halnya kuku dan gigi, merupakan bagian tubuh yang tumbuh dengan sangat cepat. Setiap helainya tumbuh dalam waktu 2-6 tahun. Namun, rambut juga sangat mudah rontok jika terjadi gangguan pada tubuh dan lingkungannya.

Tanda-Tanda
  1. Rambut mudah patah saat disisir.
  2. Ketika bangun tidur, helaian rambut banyak yang menempel pada bantal.
  3. Banyak rambut yang terlepas seusai mencuci rambut.
  4. Sebanyak 1/3 dari rambut rontok tersebut tercabut hingga akarnya.
  5. Mengalami kerontokan parah jika jumlah rambut yang rontok lebih dari seratus helai setiap harinya.
  6. Rambut terlihat makin menipis di beberapa tempat tertentu, pada kulit kepala mudah terlihat garis batas rambut yang semakin mundur, dan rambut mudah putus.

Penyebab
  1. Melahirkan. Ketika seluruh energi yang terdapat dalam tubuhnya dipusatkan pada proses kelahirannya, distribusi makanan ke rambut jadi terhenti. Terhentinya pasokan makanan akan menyebabkan rambut terhenti pula pertumbuhannya.
  2. Stres.
  3. Sedang menjalani terapi radiasi (misalnya pada para penderita kanker).
  4. Faktor keturunan.
  5. Kulit kepala tidak sehat akibat rambut yang terlalu sering mengalami proses kimia seperti pengeritingan, pelurusan, pewamaan, perubahan hormon, atau penggunaan hairdryer.
  6. Penurunan berat badan secara drastis misalnya penurunan berat badan lebih dari 9 kg dalam jangka waktu 3 bulan.
  7. Terlalu sering mengikat rambut dengan kuat, serta kekurangan vitamin B dan mineral.
  8. Lingkungan (polusi, sinar matahari, dan asap) yang membuat rambut kehilangan protein.

Pencegahan
  1. Pemakaian sampo sekaligus kondisioner akan sangat bermanfaat dalam mencegah kerontokan rambut.
  2. Mencuci rambut secara teratur minimal dua hari sekali.
  3. Pemakaian sisir bergigi jarang usai keramas juga sangat membantu untuk mencegah rambut kusam dan bercabang.
  4. Sebaiknya menghindari hair dryer untuk mengeringkan rambut. Perlu diingat, hair dryer tidak boleh digunakan pada rambut yang masih basah kuyup karena akan menyebabkan rambut kusam dan bercabang. Keringkan dahulu rambut dengan handuk kering hingga lembap.
  5. Kerontokan rambut juga dapat diantisipasi dengan menghindari pemakaian kosmetik rambut secara berlebihan, misalnya hair spray, highlight, pengeritingan, dan pelurusan rambut.
  6. Menghindarkan rambut dari paparan sinar matahari langsung dalam kurun waktu yang lama.
  7. Memilih produk perawatan rambut yang mengandung ginseng untuk menguatkan akar rambut.
  8. Merawat rambut dengan menggunakan hair tonic dan creambath secara teratur untuk menguatkan rambut.
  9. Cara tradisional yang bisa digunakan untuk menguatkan akar rambut adalah dengan memanfaatkan daun lidah buaya. Caranya dengan membelah daun lidah buaya dan mengusapkan bagian yang berlendir pada kulit kepala sambil dipijat-pijat. Setelah itu, diamkan selama beberapa lama baru kemudian dibilas dengan air hingga bersih.

0 komentar:

Posting Komentar