Varises

Varises merupakan pembuluh darah balik yang mengalami pelebaran. Kita bisa melihat varises di bawah kulit kita. Bentuknya biasanya memanjang dan menonjol, menyerupai bentuk kabel yang agak panjang. Pembuluh darah tersebut berwarna biru gelap bahkan cenderung ungu karena kadar oksigennya sedikit.

Varises tidak hanya timbul pada kaki (betis), tetapi bisa juga timbul pada vulva (bibir vagina), testis, anus (pada anus bisa menyebabkan terjadinya ambeien), dan pada daerah kerongkongan. Pada dasarnya varises tidak berbahaya, tetapi varises dapat mengganggu penampilan, terutama bagi mereka yang menyukai memakai rok atau celana pendek.

Tanda-Tanda
  1. Terlihatnya pembuluh darah yang berwarna biru gelap atau keunguan pada beberapa bagian bawah kulit di kaki, betis, dan bagian tubuh lainnya.
  2. Pada umumnya menimbulkan rasa pegal, gatal, dan nyeri pada daerah yang terkena varises.
  3. Terjadi pembengkakan dan kekejangan otot serta rasa lelah di tungkai belakang lutut.

Penyebab
  1. Varises merupakan salah satu jenis penyakit yang diturunkan karena berhubungan dengan kecenderungan lemahnya katup di pembuluh vena.
  2. Wanita dua kali beresiko mengalami varises daripada pria. Perubahan hormonal terutama hormon estrogen dan progesteron berpengaruh pada timbulnya urat-urat halus tersebut. Karena itu, wanita yang sedang hamil, mengalami sindrom pramestruasi, menopause, sedang mengonsumsi pil KB, atau melakukan terapi sulih hormon berisiko lebih tinggi untuk mengalami varises.
  3. Pekerjaan yang menuntut kita untuk berdiri dan selalu menggunakan high heels atau sepatu berhak tinggi berisiko lebih tinggi terkena varises karena pembuluh darah vena akan mendapat beban lebih lama sehingga muncullah varises.
  4. Jika kita kelebihan berat badan, hal itu akan berpengaruh pada tubuh berupa tekanan berlebih pada vena sehingga fungsinya menurun. Inilah sebabnya mengapa orang yang gemuk cenderung mudah terserang varises.
  5. Hilangnya elastisitas vena akibat dimakan usia. Penuaan mengakibatkan vena kehilangan elastisitasnya sehingga mudah meregang dan melebar. Mereka yang masih berusia muda pun sebenarnya memiliki kemungkinan untukmengalami varises. Apalagi jika ia memiliki faktor-faktor risiko yang bisa menyebabkan varises dan menerapkan pola hidup yang tidak sehat.

Pencegahan

  1. Menjaga pola makan agar berat badan tidak melebihi batas normal.
  2. Rajin berolahraga untuk memperlancar peredaran darah.
  3. Memakai stocking khusus untuk varises jika memang berisiko tinggi untuk mengalami varises. Stocking ini bisa membantu memperlancar peredaran darah sehingga darah tidak mengumpul atau menggumpal pada satu bagian tubuh saja.
  4. Setelah beraktivitas atau berdiri dalam jangka waktu yang lama, baik menggunakan high heels atau tidak, sebaiknya segera berbaring di atas tempat tidur lalu mengangkat lurus kedua kaki dan tempelkan ke tembok hingga tubuh membentuk huruf L Cara lainnya adalah dengan menumpuk 3-4 buah bantal dan meletakkan kedua kaki di atas bantal tersebut sambil berbaring. Tahan selama beberapa menit karena posisi ini dapat memperlancar aliran darah.

0 komentar:

Poskan Komentar